Hj. Rosa Kahar Kunjungi Kepsek SMP Patra Dharma 2 Balikpapan

KALTIM.BALIKPAPAN - Keputusan Menteri Pendidikan Nasional No. 44 tahun 2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah dirumuskan.

Kepala Sekolah SMP Patra Dharma 2 Balikpapan Drs. Tajuddin megungkapkan, Kamis (24/9) kedatangan Hj. Rosa Kahar ke SMP Patra Dharma 2. sebagai ketua Komite sekaligus melakukan penanda tanganan dokumen KTSP kurikulum yang digunakan SMP Patra Dharma 2 Balikpapan tahun ajaran 2020/2021. jelasnya

Sementara itu jumlah murit yang ada di Sekolah SMP Patra Dharma 2 Balikpapan berjumlah 289 Murit kelas 7 dibagi dalam 4 ruangan kelas 8 dibagi 4 ruangan dan kelas 9 juga dibagi 4 ruangan. Dimasa pandemi saat ini proses pembelajaran dilakukan dengan sistem daring. ujar Kepsek SMP Patra Dharma 2 Balikpapan. Drs. Tajuddin

Ditempat yang sama Hj. Rosa Kahar mejelaskan, Kedatangan dirinya ke SMP Patra Dharma 2 Balikpapan. dalam rangka penanda tanganan KTSP yang dilakukan setiap proses pembelajaran kurikulum baru, sekaligus meyerahkan bantuan masker kepada sejumlah guru, staf SMP Patra Dharma 2 Balikpapan yang diterima lansung oleh Kepala Sekolah SMP Patra Dharma 2 Balikpapan, Drs. Tajuddin diruang kerja Kepsek. Imbuh Hj. Rosa Kahar

"Alhamdullilah setela di kroscek sejumlah dokumen KTSP, walaupun dimasa pandemi ini, beserta guru, staf dan bapak kepala Sekolah, terjalin koordinasi yang baik dan menghasilkan kurikulum yang baik dan tinggal ditenda tangani" Kata Ketua Komite Hj. Rosa Kahar

Perlu diketahui, Komite mempunyai tiga fungsi yaitu memberikan pertimbangan dalam perencanaan sekolah, pelaksanaan program Pendidikan, dan pengelolaan sumber daya Pendidikan.Komite berperan dalam memantau kondisi ketenagaan Pendidikan di Sekolah, koordinasi dukungan sarana dan prasarana di Sekolah, memantau kondisi anggaran di Sekolah, dan Komite Sekolah memberikan dukungan dalam peningkatan prestasi belajar peserta didik dan kinerja sekolah. terang Hj. Rosa

Komite sekolah sebagai badan pendukung mempunyai tiga fungsi yaitu memberikan dukungan dalam pengelolaan sumber daya sekolah, pengelolaansarana dan prasarana sekolah, dan pengelolaan anggaran sekolah. Tutup Hj. Rosa Kahar (Fahmi. BN)